Menuju Pilkada Serentak
Hari
Jam
Menit
Detik
  • Home
  • Sumut Memilih
  • Tiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Jalani Tes Kesehatan

Tiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Jalani Tes Kesehatan

Kamis, 11 Januari 2018 17:30 WIB
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Tiga pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Ijeck), JR Saragih-Ance Selian serta Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, menjalani pemeriksaan kesehatan di Gedung Pavilliun Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Kamis (11/01/2017).
 
Pantauan wartawan, paslon yang pertama kali datang ke rumah sakit milik Kemenkes ini, yakni Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus yang tiba sekitar pukul 07.00 WIB. Kemudian disusul paslon JR Saragih - Ance Selian dan paslon Edy Rahmayadi - Musa Rajeckshah
 
Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik, Masahadat Ginting mengatakan, setibanya ketiga paslon tersebut langsung istirahat sebentar, lalu mengganti pakaian untuk melaksanakan serangkaian tes pemeriksaan kesehatan. "Untuk Psikotes, waktunya ada berlangsung sekitar tiga jam," katanya.
 
Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Pilgub Sumut 2018, dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL mengatakan, tes kesehatan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 11 dan 12 Januari 2018. Sedangkan untuk pemeriksaan di hari kedua, akan dilakukan pemeriksaan medis dan tes dari BNN. “Di hari pertama, para calon Gubernur dan Wakilnya menjalani serangkaian tes psikologi seperti ujian tertulis dan wawancara. Kemudian jantung dan rontgen," sambungnya.
 
Ramlan juga mengharapkan, para calon sudah berpuasa nanti malam pada pukul 22.00 WIB. Kemudian esok paginya mereka harus meminum 2 gelas air putih, lalu dilakukan pengambilan darah di pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, USG dan pemeriksaan urine termasuk narkoba.
 
Ramlan menjelaskan, ada tiga aspek yang saling berkaitan dalam pemeriksaan kesehatan yang dilakukan ini, yaitu medis, psikologis dan BNN. Untuk itu ketiga aspek tersebut tentunya harus memenuhi persyaratan. "Bila salah satunya tidak memenuhi persyaratan, maka akan gugur," tegasnya.
 
Sedangkan untuk hasil pemeriksaan, lanjut Ramlan, akan diserahkan kepada KPU. Disitu KPU lah yang akan memutuskan apakah paslon dapat ikut dalam Pilkada 2018 atau tidak. "Apa yang kita harapkan sampai hari ini masih berjalan bagus, tidak ada hambatan. Secara kasat mata bagus juga dilihat dari penampilan fisiknya. Mudah-mudahan pemeriksaan hari kedua seperti itu juga, tidak ada hambatan," ujarnya.
 
Lebih lanjut Ramlan menuturkan, untuk pemeriksaan kesehatan seluruh paslon memakan waktu sekitar 5 jam diluar istirahat. Pemeriksaan yang dilaksanakan dimulai sekitar pukul 08.00 sampai 16.15 WIB. "Untuk hari kedua, para paslon akan diperiksa pendengaran, penglihatan, penyakit dalam, kaki, dada, semuanya. Kemudian ada pemeriksaan dari BNN seperti tes urine," pungkasnya.
 
Sementara itu, paslon Gubsu JR Saragih mengatakan, ada sekitar 200 lebih pertanyaan yang diajukan kepadanya saat tes psikologi. Salah satunya kata dia adalah bagaimana menghadapi wartawan. "Psikotes biasa aja karena tiap tahun dilakukan," katanya.
 
Dia juga menambahkan, seorang pemimpin harus bijak, cerdas, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat, mendengar keluhan masyarakat dan awak media. "Jadi ini semangat baru Sumut," katanya.
 
Begitupun Cagubsu Edy Rahmayadi mengatakan, rangkaian pertama yang dilalui saat pemeriksaan kesehatan di RSUP Haji Adam Malik adalah tes psikologi kemudian pemeriksaan jantung dan paru-paru. "Ada soal tertulis dan wawancara. Soalnya banyak, ada yang 200 lebih. Kalau untuk wawancara, diantaranya ditanya kenapa mau jadi Gubernur, bagaimana mengatasi pertanyaan-pertanyaan dari wartawan. Kalian pasti tahu jawabannya gimanalah yah," ungkapnya kepada wartawan.
 
Edy, melanjutkan, pemeriksaan kesehatan dan psikolog bukan hal yang baru baginya sehingga tidak mengalami kendala apapun dalam prosesnya. Sedangkan Cawagubsu Ijeck mengatatakan untuk psikotes baru ini menjalaninya. "Kalau saya tes kesehatan rutin tiap tahun. Tapi kalau tes psikologi baru kali ini," ujarnya.
 
Sedangkan paslon Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pelaksanaaan pemeriksaan kesehatan ada nomor urut berdasarkan KPU. Yang pertama pasangan Edy-Ijeck, kedua JR-Ance dan ketiga dirinya bersama Sihar. "Pemeriksaan hampir sama dengan di Jakarta. Pemeriksaan bagus karena bisa lihat potensi kita baik jasmani maupun rohani. Alat-alat pemeriksaan oke dan ketuanya pandai mengatur ritmenya sehinggga nyaman," tandasnya.
 
Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut, Edy dan Ijeck menjadi paslon pertama yang meninggalkan RSUP Haji Adam Malik, disusul oleh JR Saragih-Ance Selian dan terakhir Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus. (BS03)
T#gs GubernurPaslonPemilu 2018Pilgubsupilkada 2018RS Adam MalikRSUP HAMSumatera UtaraTes Kesehatan
Komentar